Profil SMP Nurul Jadid


Priode 1950-1970.

Pada priode ini tahun 1950 adalah merupakan priode awal berdirinya SMP Nurul jadid, kepala sekolah saat itu adalah E. ERFAN EFENDI  pada priode ini kelembagaan sekolah sangat sederhana sekali, siswa yang terdaftar saat itu hanya berjumlah 29 orang siswa.

Priode 1972-1975

Pada priode 1972-1975 SMP  Nurul Jadid telah melakukan perubahan dan perbaikan baik secara kelembagaan maupun segi administrasinya . terbukti pada tahun 1973, berdasarkan penetapan Kanwil Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur Kabin PMUP No.706/KP/73, Sekolah Menengah Pertama  Nurul Jadid ( SMPNJ) dinyatakan telah masuk dalam lingkungan Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Kraksaan yang berhak melaksanakan ujian negara, jumlah peserta didik yang diikutkan dalam ujian negara pada tahun 1973 mencapai 83 peserta. Pada tahun 1975 Jumlah muridnya pun bertambah menjadi 104 siswa. Pada priode ini SMP Nurul Jadid di pimpin oleh kepala sekolah yaitu bapak SUWARI ROZAQ. BA.

Priode 1975-1977

Pada tahun 1976 sd 1978, jabatan kepala sekolah diamanahkan oleh yayasan Pondok Pesantren Nurul Jadid kepada Bapak Abd. Halim Zairozi, BA. Pada tahun 1978 terjadi pergantian Kepala SMP Nurul Jadid, pihak yayasan PP. Nurul Jadid mempercayakan kepemimpinan SMP Nurul Jadid kepada Bapak M Juwaini Tuyo, B.A. menggantikan Abd.Halim Zairozi, BA.

Priode 1977-1990

Pada tahun 1978 terjadi pergantian Kepala SMP Nurul Jadid, pihak yayasan PP. Nurul Jadid mempercayakan kepemimpinan SMP Nurul Jadid kepada Bapak M Juwaini Tuyo, B.A. menggantikan Abd.Halim Zairozi, BA. pada masa ini Depdikbud menyelenggarakan akreditasi (penilaian sekolah) untuk yang pertama. Karena itu dari tahun 1980-1985 dilakukan upaya peningkatan-peningkatan fasilitas sebagai prasyarat akreditasi. Pada tahun 1981 SMPNJ meperoleh piagam status terdaftar tertanggal 29 Desember 1981. Pada saat menjelang akreditasi  untuk kedua kalinya SMP Nurul Jadid tetap berupaya meningkatkan statusnya  dengan cara melakukan beberapa perbaikan-perbaikan, sehingga hal tersebut membuahkan hasil yaitu, pada tahun 1986 status SMP Nurul Jadid naik dari terdaftar menjadi status diakui dengan Nomor piagam :667/1.04.7.4/E8.85/SK/tanggal 25 Pebruari 1986. Kepemimpinan bapak Juwaini Tuyo, B.A. berlangsung sampai tahun 1990.

Priode 1990 – 2010

Periode berikutnya jabatan Kepala SMP Nurul Jadid dipercayakan kepada Bapak M. Mursyidi Fahmi, B.A. yang semula menjabat sebagai wakil kepala SMP Nurul Jadid. Hal tersebut berdasarkan SK. Yayasan Nurul Jadid No.104/YNJ/SK/A.1/I 1990 tertanggal 1 Juli 1990. Pada masa ini dilakukan pembenahan-pembenahan baik fasilitas, kualitas pendidikan maupun mekanisme organisasi. hal tersebut dilakukan untuk persiapan akreditasi tahun 1991.  Pada masa ini status sekolah berhasil dinaikkan kembali dengan status paling tinggi yakni dari status yang semula diakui menjadi status disamakan dengan Nomor Piagam: 689/I.04/M/91/SK tanggal 6 Januari 1992. berdasarkan fakta- fakta  dari perjalanan SMP Nurul Jadid yang telah di kemukakan di atas bahwa SMP Nurul Jadid terus berbenah demi memperbaiki status yang semula, terdaftar (1981) diakui (1986) dan disamakan (1982). Hal tersebut membuktikan bahwa peningkatan fasilitas dan kualitas pendidikan SMP Nurul Jadid dinilai stabil oleh Depdiknas.

Pada tahun 1996 Depdiknas kembali mengadakan akreditasi peninjauan ulang, pada akreditasi ini SMP Nurul Jadid dapat mempertahankan statusnya yaitu disamakan dengan nomor piagam: 625/I.04/I/96/SK tanggal 29 Januari 1996 hingga tahun 2001/2002. Selanjutnya Pada tahun 2005 Depdiknas kembali mengadakan akreditasi pada SMP Nurul Jadid, dan pada saat itu pula SMP Nurul Jadid berhasil mendapatkan perdikat TERAKREDITASI –A, dengan bertambahnya fasilitas yang memadai, pembenahan diberbagai bidang sarana prasarana serta prestasi siswa di beberapa even dan lomba pada tahun 2008 dengan jumlah siswa 823 dan menempati ruang belajar sebanyak 21 kelas yang dibina oleh 49 pendidik dan 10 tenaga kependidikan SMP Nurul Jadid terpilih menjadi sekolah rintisan standart nasional (SSN). Hingga saat ini SMP Nurul Jadid tetap bestatus TERAKREDITASI –A

Priode 2010- 2014

Pada priode ini, SMP Nurul Jadid sudah mengalami peningkatan baik management, jumlah siswa, sarana prasarananya, terbukti dibangunya gedung perkantoran baru, dan Ruang Auditorium (AULA) dan sarana pendukung lainnya. Priode ini  jumlah siswa SMP Nurul Jadid mencapai 1490 siswa, dengan jumlah Rombel 40 rombel. Ini merupakan capaian jumlah siswa paling banyak. Pada priode ini SMP Nurul Jadid dipimpin oleh kepala sekolah bapak FAIZIN SYAMWEIL, M.Pd. setelah sebelumnya menjabat Wakil Kepala Sekolah.

Priode 2014-2018

Pada priode ini, SMP Nurul Jadid dipimpin oleh bapak A. Rofik yusuf .S.Ag. priode ini melanjutkan priode sebelumnya. Jumlah siswa pada priode ini mencapai 1385 siwa, dengan jumlah rombel 40. Pada priode ini,  Depdiknas kembali mengadakan akreditasi peninjauan ulang, pada akreditasi ini SMP Nurul Jadid dapat mempertahankan statusnya yaitu disamakan dengan predikat TERAKRIDITASI –A, dengan nomor piagam:175/BAP-S/M/SK/X/2015, tanggal 27 Oktober 2015. No. Ijin Operasional sekolah Swasta Nomor: 421/5311/426.101/2016, tanggal 09 desember 2016. Dan Surat Keterangan Terdaftar nomor : 421.4676/426.101/2016, tanggal 20 Oktober 2016.

Priode 2018- 2020

Setelah adanya perubahan sistem tata kelola pesantren, pada tahun 2018 dari desentralisasi ke sistem sentralisasi, maka ada reformasi menyeluruh termasuk reformasi struktur dilakukan di pesantren Nurul Jadid. Pada priode kepala sekolah SMP Nurul Jadid dipimpin oleh bapak DIDIK AGUNG WICAKSONO, S.sos.M.Pd sampai sekarang dengan jumlah siswa 1284 siswa.

Priode 2018- Sekarang

Melanjutkan kepemimpinan sebelumnya, sejak Januari 2020 SMP Nurul Jadid dipimpin oleh kepala sekolah yang baru yaitu Bapak Drs Rahardjo, yang merupakan salah satu guru seneor (paling lama mengabdi).